PELAKU PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR BERHASIL DIRINGKUS SATRESKRIM BARITO UTARA KALTENG

Barito Utara – ESS (26) warga Bintang Ninggi II akhirnya harus merasakan dinginnya jeruji besi usai diringkus Satuan Reskrim Polres Barito Utara berkaitan dengan tindak pidana perlindungan anak diduga melakukan persetubuhan atau cabul terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma, S.I.K melalui Kasatreskrim Polres Barito Utara AKP M Tommy Palayukan, S.H., S.I.K, M.SI, membenarkan terkait dengan penangkapan pelaku tindak pidana perlindungan anak melakukan persetubuhan atau cabul terhadap anak di bawah umur. Kamis (08/10/2020)

Lebig lanjut Tommy mengungkapkan, setelah kita lakukan penyelidikan dengan berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Pelaku ESS kita tangkap pada Senin 5 Oktober 2020 sekira jam 13.00 WIB, tersangka ditangkap di rumahnya.

“Tersangka ESS ditangkap atas laporan ibu korban yang melaporkan kasus ini yang peristiwanya terjadi Bulan Januari 2020 Skj 01.00 wib di dalam kamar, Desa Trahean (Bumi Perkemahan Panglima Batur) Rt.05 Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara,”ujarnya.

Dia menambahkan ” setelah kita lakukan penyelidikan Pelaku ESS kita tangkap pada Senin 5 Oktober 2020 sekira jam 13.00 WIB, tersangka ditangkap di rumahnya. Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tersangka diduga keras telah melakukan persetubuhan atau percabulan terhadap anak di bawah umur,”tambahnya

Untuk barang bukti yang diamankan yaitu 1 (Satu) Baju Warna biru milik Korban, 1 (satu) Celana setengah lutut warna biru milik Korban, 1 (Satu) BH Warna biru tuha milik Korban.

“Pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah pasal 81 ayat ( 2) jo 76 jo pasal 82 ayat ( 1 ) Jo 76E UU RI Nomor 17/ 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1/ 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya. (Humas Polres)

Laporan : Tim ANTPNEWS

Total Page Visits: 92 - Today Page Visits: 3

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.