Polres PPU Bantu Tangani Kebakaran, Kapolres Imbau Warga Cek Instalasi Listrik
PPU – KALTIM – Antpnews110.com – Sebuah peristiwa kebakaran hebat melanda bengkel mobil di wilayah Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu sore, 11 April 2026, dan sempat memicu kepanikan warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi.
Berkat respons cepat yang dilakukan oleh aparat gabungan dan instansi terkait, kobaran api yang sempat membesar akhirnya dapat dikendalikan. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merambat dan meluas ke bangunan-bangunan lain yang berjarak cukup berdekatan di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi tepatnya pada pukul 18.45 WITA. Titik kebakaran berada di Bengkel Indah Jaya Motor yang beralamat di Jalan Poros KM 14, RT 23, wilayah hukum Polres Penajam Paser Utara.
Informasi menyebutkan bahwa api pertama kali diketahui oleh salah satu tenaga mekanik yang sedang bertugas di lokasi. Saat itu, mekanik tersebut melihat munculnya percikan api yang diduga berasal dari bagian instalasi listrik di area bengkel.
Kondisi tersebut ternyata berkembang dengan sangat cepat, di mana api segera membesar dan menjalar ke sejumlah titik. Kobaran api dengan cepat merambat hingga menyambar area mess karyawan dan juga gudang penyimpanan suku cadang kendaraan yang berada di lokasi yang sama.
Melihat situasi yang berubah menjadi mencekam tersebut, warga sekitar segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Tak berselang lama, petugas kepolisian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Personel dari Polres Penajam Paser Utara bersinergi dengan jajaran Polsek Penajam tiba di lokasi guna melakukan pengamanan. Kehadiran petugas juga bertujuan untuk membantu proses evakuasi serta mengatur arus lalu lintas agar tidak menumpuk di sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kapolsek Penajam, AKP Syaifudin, menyampaikan bahwa kecepatan penanganan di lapangan menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kerugian yang ditimbulkan dari insiden ini.
“Personel kami segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi, serta berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan instansi terkait agar penanganan berjalan cepat dan terarah,” ujar Syaifudin.
Tidak hanya pihak kepolisian, tim pemadam kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga tiba di lokasi untuk melakukan penyemprotan. Berkat kerja sama yang solid antar instansi, api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.55 WITA.
Dalam peristiwa kebakaran ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari pihak warga maupun petugas. Namun, dampak materiil yang diakibatkan oleh peristiwa ini cukup besar dan merugikan pemilik usaha.
Diperkirakan total kerugian materiil yang dialami mencapai angka sekitar Rp.1 miliar. Dua bangunan utama di lokasi tersebut, yakni gedung bengkel dan gudang suku cadang yang sekaligus menjadi mess karyawan, dilaporkan ludes hangus terbakar.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara yang dilakukan tim Identifikasi Tindak Pidana (Inafis) Polres PPU, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti untuk memastikan tidak ada unsur lain.
Kapolsek Penajam juga mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari aliran listrik. Ia menyarankan agar instalasi di rumah maupun tempat usaha diperiksa secara berkala.
Secara terpisah, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, melalui Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan wujud nyata perlindungan Polri kepada masyarakat. Kehadiran aparat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta penanganan yang sigap dalam setiap situasi darurat.
Laporan : Suci Hamzah
