Kecelakaan Maut di Jembatan Way Sekampung Pringsewu, Dua Pelajar Tewas Seketika

Pringsewu — LAMPUNG — ANTPNEWS110.COM — Dua nyawa pelajar SMP melayang dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Jembatan Way Sekampung, Pekon Podosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026. Sebuah truk bermuatan pasir diduga mengalami kegagalan sistem kendali lalu menabrak deretan kendaraan di depannya.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung keprihatinan kejadian tersebut.

Pengemudi truk yang terlibat sempat pergi meninggalkan lokasi, namun kesadaran diri mendorongnya untuk datang ke Mapolsek Kalirejo dan melapor. Penyerahan diri itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa jam setelah kejadian berlangsung.

Identitas pengemudi telah tercatat sebagai Nablan Subari (41), warga Kabupaten Lampung Tengah. Dia diserahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu guna menjalani rangkaian pemeriksaan hukum.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya menghargai langkah sukarela yang dilakukan pengemudi tersebut. Namun demikian, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pemeriksaan awal, Nablan menyampaikan bahwa dirinya berusaha memperlambat laju kendaraan saat menuruni jalan curam. Ia pindahkan gigi dari tiga ke dua, namun tuas persneling terlepas sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan lagi.

Kendaraan terus meluncur ke bawah dengan kecepatan yang makin tinggi hingga menghantam kendaraan-kendaraan yang sedang melaju di depannya. Benturan keras itu terjadi tepat di kawasan jembatan yang menjadi akses utama antarwilayah.

Korban jiwa yang meninggal dunia di lokasi bernama Maher Zain (13) dan Rayhan Bintang (14). Keduanya merupakan penumpang sepeda motor yang bergerak searah dengan truk tersebut saat kejadian berlangsung.

Pengendara sepeda motor berusia 14 tahun lainnya mengalami luka berat dan segera dibawa ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisinya saat ini terus dipantau oleh tim medis.

Selain sepeda motor yang dikendarai para pelajar, dua mobil dan satu sepeda motor lainnya turut menjadi korban tabrakan beruntun ini. Kerusakan terlihat nyata pada bagian belakang dan samping kendaraan yang ditabrak.

Pengemudi mobil Toyota Innova dan Mitsubishi Pajero selamat tanpa luka serius. Pengemudi sepeda motor Honda PCX mengalami luka ringan, sementara anak yang menumpang bersamanya tidak mengalami cedera berarti.

Penyidik saat ini sedang memeriksa kondisi teknis truk tersebut untuk memastikan apakah benar terjadi kerusakan komponen atau ada faktor lain yang menyebabkan hilangnya kendali kendaraan.

Keterangan dari para saksi mata juga sedang dikumpulkan secara rinci untuk melengkapi berita acara kejadian kecelakaan. Setiap informasi yang diperoleh akan diverifikasi kebenarannya sebelum disusun menjadi laporan lengkap.

Polisi memastikan proses hukum berjalan objektif tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan. Hasil pemeriksaan akan disampaikan secara terbuka kepada pihak keluarga dan masyarakat sesuai prosedur yang berlaku.

Nablan saat ini masih dalam proses pendalaman pemeriksaan. Jika terbukti melanggar aturan lalu lintas dan menyebabkan kerugian bagi pihak lain, ia dapat dijerat dengan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk menyampaikannya kepada petugas. Transparansi dan akurasi data sangat dibutuhkan agar kasus ini dapat terselesaikan dengan keadilan bagi semua pihak yang terkena dampak.

Laporan : Sutikno

 

Total Page Visits: 8 - Today Page Visits: 8

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange