Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga Eco Park Diintensifkan, 76 Personel Dikerahkan

Badung — BALI — ANTPNEWS110.COM — Hujan deras yang terjadi pada Minggu malam, 2 November 2026, sekitar pukul 23.00 WITA di kawasan Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, menyebabkan terjadinya tanah longsor. Arus sungai yang melonjak tinggi menghanyutkan bangunan glamping yang berdiri di lokasi tersebut. Akibat peristiwa itu, dua orang penghuni bangunan tersebut dilaporkan hilang dan belum ditemukan.

Pada hari kedua pasca-peristiwa, Selasa (03/11/2026), upaya pencarian terus diperluas dan diintensifkan. Polres Badung mengambil peran utama dalam mengoordinasikan operasi pencarian bersama tim SAR gabungan dari berbagai instansi terkait.

Sebanyak 76 personel gabungan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran secara menyeluruh. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari unsur Basarnas Bali, Brimob Polda Bali, SAR Polda Bali, Polres Badung, BPBD Badung, tim K9 Polda Bali, serta tim kesehatan yang siap siaga di lokasi.

Pembagian tugas dilakukan agar pencarian berjalan lebih teratur dan mencakup seluruh area yang diduga menjadi lokasi korban. Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel menerima pengarahan langsung dari Koordinator Basarnas Bali, Ketut Wirajaya, terkait strategi dan prosedur keselamatan selama bertugas.

Tim pertama bergerak menyisir jalur dari bendungan menuju hulu sungai. Tim kedua melakukan penelusuran dari bendungan ke arah hilir sungai. Sementara itu, tim ketiga fokus menyisir area sekitar lokasi longsor dengan bantuan alat berat guna memeriksa tumpukan material longsor.

Dua orang yang masih dicari adalah B.K.M., pria berusia 27 tahun berkewarganegaraan Indonesia, dan S.E.S., pria berusia 56 tahun berkewarganegaraan Jerman. Informasi mengenai identitas keduanya telah disebarkan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam operasi pencarian.

Kabag Ops Polres Badung, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana, menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab mendukung operasi kemanusiaan yang dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama antarinstansi menjadi kunci utama dalam proses pencarian ini.

“Kami bersama tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan membagi personel ke sejumlah titik penyisiran, baik di sekitar lokasi longsor maupun sepanjang aliran sungai. Keselamatan seluruh petugas tetap menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi ini,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Aria Sandy, menyampaikan bahwa operasi pencarian terus berjalan dengan tertib dan terkoordinasi. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan senantiasa merujuk pada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan terbaru.

Hingga berita ini disusun, kedua korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan. Pihak kepolisian berharap dengan kerja sama yang solid antarunsur terkait, kedua korban dapat segera ditemukan. Masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, menghindari area yang rawan longsor maupun banjir, dan segera melaporkan situasi darurat ke nomor layanan kepolisian 110.

Laporan : Dwi Paramitha 

 

Total Page Visits: 60 - Today Page Visits: 60

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange