Kesalahpahaman Antar Karyawan Diduga Jadi Awal Insiden Tusukan di Perumahan Perusahaan Berau

Berau – KALTIM – Antpnews110.com – Personil Polsek Segah tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perumahan perusahaan Kampung Punan Malinau, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau. Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Peristiwa tersebut terungkap setelah korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, dengan pihak kepolisian segera mengambil langkah untuk mengungkap detail kejadian.

Kapolsek Segah AKP Lisinius Pinem menjelaskan, kejadian penganiayaan tersebut diduga terjadi pada hari Rabu malam (31/12/2025) sekitar pukul 22.30 Wita, dengan informasi awal diterima pihak kepolisian pada Kamis dini hari usia pergantian tahun, sekitar pukul 05.15 Wita, dari pihak Rumah Sakit Abdul Rivai yang menangani korban. Korban yang menjadi sasaran adalah seorang laki-laki berinisial B, berusia 43 tahun, yang bekerja sebagai karyawan perusahaan di lokasi perumahan tersebut.

Menindaklanjuti laporan dari rumah sakit, personil Polsek Segah langsung melakukan kunjungan ke RS Abdul Rivai untuk memastikan kondisi korban sekaligus menggali keterangan awal terkait peristiwa yang terjadi. Korban pada saat itu sudah dalam perawatan setelah mengalami kejadian yang tidak diinginkan saat kegiatan menyambut tahun baru.

“Dari hasil interogasi awal dengan korban, diketahui bahwa ia mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dekat area pinggul,” jelas AKP Lisinius Pinem. Luka tersebut diduga disebabkan oleh benda senjata tajam dan terjadi saat masyarakat serta karyawan sedang berkumpul untuk menyambut tahun baru di lingkungan perumahan perusahaan.

Menurut keterangan korban yang disampaikan Kapolsek, insiden bermula dari adanya kesalahpahaman yang terjadi antara beberapa sesama karyawan. Saat korban mencoba untuk melerai dan menyelesaikan masalah yang muncul, ia justru terkena serangan berupa tusukan dari arah belakang yang tidak terduga.

Korban mengaku tidak melihat dengan jelas maupun mengetahui identitas pelaku yang melakukan tindakan penusukan tersebut. Kondisi korban setelah kejadian membuatnya tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait ciri-ciri pelaku atau detail lain yang dapat membantu penyelidikan awal.

Setelah kejadian terjadi, korban pertama kali mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan perusahaan yang berada di lokasi perumahan. Setelah kondisi dinilai perlu penanganan lebih intensif, korban kemudian dirujuk ke RS Abdul Rivai pada dini hari. Hingga saat penyelidikan berlangsung, kondisi korban masih dalam pemantauan dan perawatan medis di rumah sakit.

AKP Lisinius Pinem menambahkan, kasus dugaan penganiayaan ini belum dilaporkan secara resmi baik oleh korban maupun pihak perusahaan ke Polsek Segah sebelum informasi diterima dari rumah sakit. “Kami baru mengetahui adanya peristiwa ini setelah korban dirawat dan pihak rumah sakit menghubungi kami,” ujarnya.

Saat ini, identitas pelaku serta motif yang mendasari tindakan penusukan masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim penyidik Polsek Segah. Pihak kepolisian juga sedang melakukan pemeriksaan lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti fisik serta keterangan dari saksi yang mungkin menyaksikan peristiwa tersebut.

Kapolsek Segah memastikan akan melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun pihak perusahaan di wilayah kerja Polsek Segah agar segera melaporkan setiap kejadian tindak pidana yang terjadi kepada kepolisian. “Dengan pelaporan yang cepat, kami dapat mengambil langkah penanganan secara tepat dan segera untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Michelle Rotinsulu 

 

Total Page Visits: 274 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange