ARNP (16), Korban Tenggelam, Berhasil Ditemukan di Pantai Lorong Cemoro

Bantul – YOGYAKARTA – Antpnews110.com – Tim gabungan pencarian dan pertolongan atau SAR berhasil menemukan seorang remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang karena tenggelam di kawasan pantai selatan Bantul. Pencarian yang dilakukan secara terkoordinasi ini membuahkan hasil, meskipun kondisi korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa.

Korban ditemukan terdampar di sekitar kawasan Pantai Lorong Cemoro pada Senin, 20 April 2026 sore hari. Penemuan ini menjadi titik akhir dari upaya pencarian yang telah digelar sejak pertama kali peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak berwenang.

Diketahui, korban adalah seorang pelajar berusia 16 tahun bernama Angger Raditya Nanda P. Ia berdomisili di wilayah Pandes RT 04, Kelurahan Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB. Mendapatkan laporan kejadian, tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan upaya pencarian. Untuk memaksimalkan cakupan pencarian, personel yang dikerahkan dibagi ke dalam empat unit tim pencari atau Search and Rescue Unit (SRU).

Masing-masing SRU memiliki tugas dan wilayah kerja yang berbeda. SRU 1 melakukan penyisiran melalui jalur laut dengan mengerahkan tiga unit jetsky, yang bergerak di sekitar lokasi kejadian hingga radius satu kilometer ke arah timur dan barat. Sementara itu, SRU 2 dan SRU 3 melaksanakan penyisiran dari jalur darat, masing-masing menuju arah timur hingga ke wilayah Pantai Parangendok dan ke arah barat hingga mencapai Pantai Parangkusumo. Sebagai pendukung, SRU 4 melakukan pemantauan dari udara menggunakan pesawat nirawak atau drone dengan jangkauan radius 500 meter dari titik kejadian.

Hasil dari pencarian yang dilakukan secara intensif tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi terdampar di kawasan Pantai Lorong Cemoro, yang jaraknya sekitar 3,7 kilometer ke arah barat dari lokasi awal terjadinya peristiwa tenggelam.

Setelah ditemukan, jenazah korban segera dilakukan proses evakuasi. Tim SAR membawanya menuju Pos SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Di pos tersebut, jenazah korban kemudian menjalani proses identifikasi yang dilakukan oleh Tim Inafis dari Polres Bantul. Proses ini juga melibatkan petugas medis yang berasal dari Puskesmas Kretek guna memastikan keakuratan data dan kondisi korban.

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan berbagai unsur instansi dan lembaga. Di antaranya adalah SAR Ditpolairud Polda DIY, SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, Satpol PP Kabupaten Bantul atau Satgas Linmas Jogo Segoro, Basarnas DIY, Satpolairud Polres Bantul, TNI AL, Polsek Kretek, serta potensi SAR lainnya yang turut berperan aktif dalam membantu kelancaran operasi.

Laporan :  F.X. Widianto 

 

Total Page Visits: 694 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange