Bantu Warga Dapat Kerja, Polres Nunukan Beri Pembinaan kepada 107 PMI yang Dideportasi dari Tawau
NUNUKAN — KALTARA — ANTPNEWS110.COM — Polres Nunukan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli warga yang belum punya pekerjaan. Berbagai cara dilakukan agar warga bisa memperoleh penghasilan yang baik.
Salah satu caranya adalah melalui program Polisi Peduli Pengangguran. Program ini membantu warga mendapatkan informasi lowongan kerja sekaligus membuka akses peluang kerja yang tersedia.
Kasat Binmas Polres Nunukan, IPTU Andi Irwan, menyampaikan hal ini saat membina 107 Pekerja Migran Indonesia yang baru saja dideportasi dari Tawau, Malaysia. Kegiatan dilakukan pada Jumat (06/11/2026).
Ia menjelaskan, program ini berfungsi sebagai jembatan. Pihak kepolisian menghubungkan warga yang butuh pekerjaan dengan perusahaan atau instansi yang butuh tenaga kerja.
Diharapkan, warga yang belum bekerja bisa segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Memiliki penghasilan tetap tentu akan membantu meningkatkan taraf hidup keluarga masing-masing.
Petugas juga memberikan penjelasan lengkap soal bekerja ke luar negeri. Mulai dari cara yang benar, hak-hak yang dilindungi hukum, hingga bahaya menggunakan jalur tidak resmi.
Para PMI juga boleh bertanya dan menyampaikan keluhan apa pun yang mereka alami. Termasuk soal kondisi kesehatan yang mungkin terganggu selama bekerja di luar negeri.
Bagi yang merasa sakit atau tidak enak badan, mereka disarankan untuk segera melapor ke BP3MI. Di sana mereka akan dibantu dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Pembinaan ini penting agar para PMI tidak tertipu jika ingin bekerja ke luar negeri lagi di masa depan. Mereka diharapkan lebih memahami prosedur yang aman dan benar.
Kegiatan ini juga menunjukkan kerja sama yang baik antara Polres Nunukan, BP3MI, dan Dinas Tenaga Kerja. Semoga kerja sama ini terus berjalan untuk membantu masyarakat luas.
Laporan : Ilham Nur
