Selama Semester I 2026, Polda Kalsel Tangani 153 Kasus dan Amankan 211 Tersangka

Banjarbaru – KALSEL – Antpnews110.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers untuk menyampaikan capaian pengungkapan kasus kriminal selama semester pertama tahun 2026. Acara berlangsung di Markas Polda Kalsel, Banjarbaru, pada hari Senin, 29 Juni 2026.

Rentetan kasus yang berhasil dibongkar mencakup tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor atau yang biasa disebut kasus 3C. Tak hanya itu, kepolisian juga menindak tegas berbagai bentuk aksi premanisme yang mengganggu kenyamanan warga.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Situmorang, didampingi oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi.

Dalam pemaparannya, Frido menjelaskan bahwa sepanjang bulan Januari hingga Juni 2026, jajarannya bersama seluruh Polres di wilayah Kalsel telah menuntaskan penyelidikan terhadap 153 laporan yang masuk. Sebanyak 211 orang yang diduga terlibat dalam berbagai kejahatan telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Hasil ini merupakan wujud kerja keras seluruh personel kami dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan terkendali,” ungkap Frido.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen kepolisian dalam melindungi serta memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Setiap laporan dari warga akan kami tangani dengan sungguh-sungguh. Kami pastikan para pelaku kejahatan, baik yang melakukan pencurian maupun tindakan pemerasan, tidak akan dibiarkan berkeliaran dan meresahkan lingkungan,” tegasnya.

Dari penanganan kasus tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang menjadi petunjuk penting penyelidikan. Barang bukti itu meliputi sepeda motor hasil curian, uang tunai, senjata tajam, serta benda-benda lain yang berkaitan dengan peristiwa pidana.

Beberapa kasus yang cukup menarik perhatian masyarakat juga berhasil diselesaikan, di antaranya adalah kasus pembunuhan berencana terhadap Ustazah Hasanah di Banjarbaru. Selain itu, aparat juga membongkar jaringan preman yang melakukan pemerasan kepada sopir truk di salah satu lokasi pengisian bahan bakar.

Frido menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama tim yang solid di lingkungan kepolisian, serta dukungan aktif dari masyarakat yang bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan.

“Kami menghargai peran serta warga yang telah melaporkan kejadian mencurigakan. Bantuan seperti ini sangat membantu mempercepat proses pengungkapan kasus dan menangkap para pelaku,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak takut untuk melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang terjadi di sekitar tempat tinggal.

“Kami mengajak seluruh warga untuk terus bekerja sama dengan kepolisian. Jika melihat atau mengalami hal yang mencurigakan atau tindak pidana, segera hubungi kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Polda Kalsel menegaskan akan terus memperkuat langkah pencegahan serta penindakan hukum secara tegas dan konsisten. Upaya ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas serta menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Laporan : Suci Hamzah 

 

Total Page Visits: 104 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange