Hadapi Kemarau, Forkopimda Sulut Gelar Doa Bersama dan Sholat Istisqa’ di Manado
Manado – SULUT – ANTPNEWS110.COM – Kekeringan yang melanda Sulawesi Utara mendorong seluruh elemen bangsa bersatu dalam ibadah. TNI, Polri, Forkopimda, dan warga berkumpul di halaman Makodam XIII/Merdeka, Manado, pada Selasa pagi, 15 September 2026, untuk melaksanakan doa bersama dan Sholat Istisqa’.
Kegiatan ini menjadi wujud kesadaran bersama untuk kembali kepada Allah SWT di tengah musim kemarau yang panjang. Umat berdoa agar hujan turun dengan cukup, tidak berlebihan, dan membawa manfaat bagi seluruh makhluk hidup.
Kehadiran para pemimpin daerah, aparat keamanan, hingga warga biasa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi alam. Inspektur Pengawasan Daerah Polda Sulut, Kombes Pol Amin Litarso, turut hadir bersama para pejabat utama Polda Sulut.
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, memimpin arahan dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa di samping berikhtiar secara lahiriah, mendekatkan diri kepada Tuhan adalah langkah paling utama yang harus dilakukan.
“Kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama ini mendapat ridha dari Allah SWT,” kata Pangdam di hadapan jamaah yang hadir.
Lebih dari sekadar memohon turunnya hujan, Sholat Istisqa’ ini juga menjadi momen perbaikan diri. Pangdam mengajak seluruh warga meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan bahwa permohonan hujan harus disertai dengan tindakan nyata menjaga lingkungan. Menjaga hutan, tidak membakar lahan, dan merawat alam adalah bagian dari ikhtiar agar bumi kembali subur.
Kepedulian sosial antarwarga juga ditekankan. Di tengah kesulitan akibat kemarau, semangat tolong-menolong antarwarga perlu diperkuat agar tidak ada yang terbebani sendirian.
Suasana ibadah berlangsung khidmat, tenang, dan penuh harap. Tidak ada perbedaan pangkat atau kedudukan; semua berdiri sama di hadapan Allah SWT memohon pertolongan.
Kegiatan ini sekaligus membuktikan adanya persatuan yang erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama menghadapi tantangan alam demi kesejahteraan bersama di Sulawesi Utara.
Laporan : Richard I. Wagiiu
