Bareskrim Tahan Dirut PT Mitra Mentari Sentosa Terkait Dugaan Penyimpangan Nilai Ekspor
JAKARTA – Antpnews110.com – Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu menahan Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa, Whu Zeng Xie. Penahanan ini menyusul penetapan status tersangka pada Rabu, 24 Juni 2026.
Tersangka diduga terlibat dalam praktik manipulasi data pada dokumen pengiriman minyak turunan sawit ke luar negeri. Modus operandi yang terdeteksi adalah pencantuman nilai barang di bawah harga sesungguhnya.
Komisaris Besar Polisi Setyo K Heriyatno selaku Kasubdit I Dittipidter menyatakan penahanan diperlukan agar proses pengumpulan bukti berjalan lancar. Langkah ini sekaligus mempercepat pengungkapan fakta secara menyeluruh.
“Kami telah menahan tersangka Whu Zeng Xie selaku pimpinan PT Mitra Mentari Sentosa untuk kepentingan penyidikan,” jelasnya dalam keterangan resmi pada Jum’at, 26 Juni 2026.
Penyidik menemukan adanya indikasi bahwa nilai yang tertera dalam dokumen ekspor tidak sesuai dengan nilai pasar yang sebenarnya. Hal ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen perusahaan.
Komoditas yang diduga bermasalah adalah minyak turunan sawit. Sesuai aturan, barang ini wajib memenuhi syarat administratif, memiliki izin ekspor, serta membayar bea keluar sesuai tarif yang ditetapkan pemerintah.
Penyimpangan pencatatan nilai tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi penerimaan negara dari sektor bea keluar. Ketidaksesuaian data ini menjadi fokus utama pemeriksaan tim penyidik.
Selama rentang tahun 2024 hingga 2026, tercatat ada 95 kali pengiriman barang dari perusahaan itu menuju pasar China. Seluruh transaksi tersebut kini sedang diteliti satu per satu.
Tim penyidik masih melanjutkan pendalaman terhadap setiap dokumen pendukung transaksi. Setiap rincian data akan diperiksa guna memastikan kebenaran informasi yang disampaikan perusahaan.
Pemeriksaan juga dilakukan di lapangan, antara lain memeriksa kondisi dan jumlah barang di Pelabuhan Tanjung Priok. Dokumen yang diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai juga turut dibandingkan dengan catatan internal perusahaan.
Pencocokan data dilakukan secara menyeluruh untuk memperkuat bukti dalam perkara ini. Hasil analisis akan menjadi acuan untuk menyusun berkas perkara yang kuat dan lengkap.
Penyidikan masih terus berlangsung. Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap seluruh rangkaian transaksi, menghitung potensi kerugian negara, serta menelusuri apakah ada pihak lain yang turut terlibat dalam kasus ini.
Laporan : Arina Aliyu
