Operasi Sarang Narkoba Polda Lampung di Tegineneng: Barang Bukti Narkotika Ditemukan, Enam Pelajar Negatif Narkoba

PESAWARAN — LAMPUNG — ANTPNEWS110.COM — Polda Lampung melalui Operasi Sarang Narkoba menggelar penindakan di tiga desa di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (07/11/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan wilayah tersebut dari dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Operasi mencakup Desa Kejadian, Desa Gunung Sugih Baru, dan Desa Negara Ratu Wates. Kegiatan berlangsung selama empat jam, dimulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 WIB, dengan pengerahan ratusan personel gabungan.

Sebanyak 401 personel terlibat dalam pelaksanaan operasi ini. Mereka berasal dari unsur Polda Lampung, Polres Pesawaran, Polresta Bandar Lampung, dan BNNP Lampung, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam penegakan hukum.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi ini kepada awak media pada Minggu (08/11/2026). Ia menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas peredaran narkotika di daerah tersebut.

Penggeledahan yang dilakukan petugas di berbagai titik lokasi membuahkan hasil berupa barang-barang yang diduga berkaitan dengan narkotika. Di salah satu lokasi, petugas menemukan alat pemakai sabu beserta kristal putih di dalam kandang ayam warga.

Penemuan serupa juga terjadi di gubuk terpencil dan rumah-rumah kontrakan yang menjadi sasaran operasi. Petugas mengamankan alat-alat pemakaian narkotika, wadah plastik klip berisi kristal putih, hingga alat penimbang yang diduga digunakan untuk pembagian takaran narkotika.

Temuan lain yang juga penting adalah adanya senjata tajam dan senjata api berbentuk korek api di lokasi penggeledahan. Satu butir selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter juga ikut diamankan petugas untuk diselidiki lebih lanjut.

Beberapa perangkat elektronik seperti ponsel pintar dan laptop, serta catatan-catatan tertentu juga ikut disita. Barang-barang tersebut diduga dapat memberikan petunjuk mengenai jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah tersebut.

Enam orang remaja yang berada di sekitar lokasi operasi ikut diamankan untuk diperiksa dan menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan keenam remaja tersebut tidak terdeteksi menggunakan narkotika. Mereka adalah pelajar yang berdomisili di sekitar Kecamatan Tegineneng.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan terhadap keenam pelajar bukan berarti mereka menjadi tersangka kasus narkotika. Langkah tersebut diambil untuk menjamin keamanan sekaligus memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Saat ini proses pendataan terhadap barang bukti masih berjalan terus. Polda Lampung akan menelusuri asal-usul serta kepemilikan seluruh barang bukti yang ditemukan guna mengungkap jaringan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Laporan : Brian S.

 

Total Page Visits: 3 - Today Page Visits: 3

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange