Penutupan Liga Santri Nusantara (LSN) Di Gorontalo, Hasilkan Bibit-Bibit Pesepak Bola Yang Handal

Gorontalo,  ANTPNEWS110.COM — Bertempat di Lapangan Mako Spn Batudaa Polda Gorontalo, Dansat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto, S.I.K menutup secara resmi kejuaraan sepak bola liga santri nusantara (LSN) 2019 Region Sulut – Sulteng – Gorontalo (Sulawesi I) dalam rangka memperebutkan Trophy Kapolda Gorontalo, Rabu 23 Oktober 2019.

Mengawali sambutannya, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Rachmad Fudail, M.H yang disampaikan oleh Dansat Brimob, beliau menyampaikan bahwa kejuaraan ini telah dilaksanakan kurang lebih satu minggu dan diikuti oleh tim dari pondok – pondok pesantren yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.

“Berdasarkan informasi yang saya dengar bahwa selama kegiatan ini berlangsung, para peserta telah memperlihatkan bakat dan kemampuannya di bidang sepak bola. Hal ini menunjukkan bahwa pondok pesantren selain mampu menghasilkan santri dan santriwati yang mumpuni di bidang agama, pondok pesantren juga mampu menghasilkan bibit-bibit handal di bidang olahraga yang diharapkan mampu meraih prestasi baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pimpinan di Mako Brimob itu juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan keikutsertaannya kepada seluruh peserta dan official serta panitia pada kejuaraan ini dalam menjaga kondusifitas kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Adapun yang menjadi peringkat pertama dalam kegiatan ini yakni dari m pesantren Al-khairat buntuliya Kabupaten Pohuwato, peringkat kedua dari Al-khairat Tilamuta Kabupaten Boalemo dan pering ketiga dari Al-Khairat Kabupaten Gorontalo Utara.

“Kepada tim yang berhasil menjuarai kegiatan ini, saya mengucapkan atas prestasi yang telah diraih, dan kepada peserta yang belum berhasil, saya minta untuk tidak berkecil hati dan jadikanlah kekalahan ini sebagai suatu keberhasilan yang tertunda,” tuturnya.

“Kepada pimpinan pondok kedepannya saya berharap dapat terus memberikan kesempatan kepada para santri untuk mengikuti kegiatan ini guna memberikan ruang bagi para peserta santri dalam menunjukkan bakatnya dalam bidang olahraga sepak bola,” imbau Dansat Brimob.

Diakhir sambutannya, Kapolda berpesan kepada para peserta agar kiranya sekembalinya ke pondok pesantren dapat terus mengasah bakat dan kemampuannya melalui latihan secara berlanjut, namun tidak melupakan kewajibannya dalam mengikuti seluruh proses belajar mengajar di pondok pesantren.

Laporan : Femmy ES. Gubali

Total Page Visits: 87 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

Secured By miniOrange