Siap untuk Remaja, Gorby Daramu: “Ia Harus Makin Besar, Tetapi Aku Harus Makin Kecil.” Yohanes 3:30 TB2

SIAU — SULUT — ANTPNEWS110.COM — Pelaksanaan Rapat Kerja Tahunan (RKT) Pelayanan Kategorial Remaja Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Tahun 2026 dan Pemilihan Pengurus Pelayanan Kategorial Remaja Sinode GMIST Masa Bakti 2026–2031, semangat pembaruan pelayanan bagi generasi remaja menjadi salah satu perhatian penting.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–19 Oktober 2026, bertempat di GMIST Yobel Lamanggo, Biaro, Resort Tagulandang. Forum ini akan melibatkan Penatua Remaja serta pengurus Pelayanan Kategorial (Pelka) Remaja dari jemaat dan resort se-Sinode GMIST.
Adapun tahapan penjaringan bakal calon pengurus di tingkat resort, khususnya Resort Siau Timur, telah dilaksanakan. Dari proses tersebut, terjaring tujuh nama yang terdiri atas tiga Penatua dan empat Sidi Jemaat untuk menjadi calon Pengurus Pelayanan Kategorial Remaja Sinode GMIST Masa Bakti 2026–2031.
Pnt. Gorby Santinus Janis Daramu turut menjadi sosok yang mendapat perhatian dari sejumlah pengurus Pelayanan Kategorial (Pelka) Remaja. Kerinduan agar dirinya maju sebagai Ketua Pelka Remaja Sinode GMIST Masa Bakti 2026–2031 mulai disampaikan oleh beberapa pengurus Pelka Remaja.
Menanggapi harapan tersebut, Gorby menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Baginya, kepercayaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menyalakan semangat pelayanan bagi generasi remaja.
“Tentu saya berterima kasih atas kepercayaan dari teman-teman. Saya akan terus menyalakan semangat melayani bagi anak-anak remaja, kita harus mengerti, memahami, dan hidup bersama mereka. Saya akan membawa semangat fokus pelayanan remaja sehingga pelayanan ini bukan sekedar urusan organisasi tetapi sungguh-sungguh pelayanan bagi Kemuliaan Tuhan Yesus Kristus Sang Kepal Gereja, “ungkapnya.
Sebagai Penatua sekaligus Ketua Pelka Remaja Jemaat GMIST Ulu Siau, Gorby juga memiliki pergumulan tersendiri mengenai arah dan masa depan pelayanan remaja. Saat ini, ia tengah mendoakan dan mengembangkan visi pelayanan, yakni “Menumbuhkan Generasi Remaja yang Hidupnya Memancarkan Kristus.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah fokus misi dan strategi pelayanan. Di antaranya, membina kerohanian remaja melalui pendekatan yang kontekstual, menciptakan komunitas persekutuan yang inklusif, sehat, dan suportif, serta mengembangkan potensi dan talenta remaja, baik dalam bidang seni maupun kepemimpinan.
Selain pembinaan iman dan pengembangan talenta, Gorby menilai bahwa pelayanan gereja juga perlu memberi perhatian terhadap berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan remaja masa kini. Isu kesehatan mental, gereja sebagai rumah tangga, LGBTQ, penggunaan media sosial, serta pergaulan sehat menjadi bagian dari pergumulan yang perlu disikapi melalui pendekatan yang tepat, bijaksana, dan kontekstual.
Menurutnya, remaja tidak cukup hanya menjadi sasaran program gereja, tetapi perlu dipahami, didengarkan, dan didampingi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Karena itu, gereja perlu membangun persekutuan yang mampu memberikan ruang bagi remaja untuk bertumbuh dalam iman, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter yang mencerminkan Kristus.
Ketika ditanya apakah visi, misi, dan strategi tersebut juga akan menjadi arah pelayanannya apabila dipercaya memimpin Pelka Remaja Sinode GMIST, Gorby menegaskan bahwa gereja harus memiliki kepekaan terhadap perkembangan dan persoalan yang dihadapi generasi muda.
“Ya, tentu. Seperti yang saya sampaikan, kita harus peka dengan isu-isu pada dunia remaja saat ini dan kita sebagai gereja harus menjawab tantangan-tantangan remaja lewat pelayanan. Kita harus menghadirkan wajah Allah yang humanis,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada program dan struktur organisasi, tetapi juga mengutamakan pendampingan yang nyata bagi kehidupan remaja. Gereja diharapkan mampu menjadi ruang yang aman, terbuka, dan mendukung pertumbuhan generasi muda dalam iman, karakter, serta pengembangan diri.
Menutup tanggapannya, Gorby berharap seluruh rangkaian Rapat Kerja Tahunan dan Pemilihan Pengurus Pelayanan Kategorial Remaja Sinode GMIST Masa Bakti 2026–2031 dapat berlangsung dengan baik di bawah penyertaan Tuhan.
“Harapan saya, semoga Tuhan menyertai setiap proses Rapat Kerja Tahunan dan Pemilihan Pengurus Pelayanan Kategorial Remaja GMIST Masa Bakti 2026–2031,” tuturnya.
Melalui momentum RKT dan pemilihan pengurus ini, diharapkan pelayanan remaja Sinode GMIST semakin berkembang, relevan dengan kebutuhan generasi muda, serta mampu menghadirkan pelayanan yang berpusat pada Kristus.
Ketika ditanya mengenai kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Pelayanan Kategorial Remaja Sinode GMIST Masa Bakti 2026–2031, Gorby memberikan jawaban singkat namun tegas.
“Ya. Jika dipercayakan, saya siap,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kesediaannya untuk mengambil bagian dalam tanggung jawab pelayanan yang lebih luas apabila mendapat kepercayaan. Baginya, pelayanan remaja bukan sekadar tentang jabatan atau kepemimpinan organisasi, melainkan kesempatan untuk mendampingi, memahami, dan menumbuhkan generasi remaja agar semakin hidup dalam iman serta memancarkan kasih Kristus.
Laporan : Jemi Lahutung
