Tekan Kejahatan Pencurian, Polda Sumut Amankan 712 Tersangka dari 654 Kasus dalam Tiga Minggu

Medan — SUMUT — ANTPNEWS110.COM — Polda Sumatera Utara bersama seluruh jajaran kepolisian daerah berhasil menindaklanjuti berbagai laporan dan informasi terkait kejahatan pencurian yang terjadi di wilayahnya. Dalam kurun waktu 14 September hingga 4 Oktober 2026, tercatat sebanyak 654 kasus pencurian dengan kekerasan maupun pencurian dengan pemberatan berhasil diungkap.

Tidak sedikit orang yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut. Sebanyak 712 orang kini telah diamankan dan berstatus tersangka atas keterlibatannya dalam aksi-aksi yang meresahkan warga tersebut. Data tersebut dipaparkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan,  menyampaikan bahwa capaian ini hasil kerja keras seluruh jajaran di setiap wilayah hukum. Penindakan dilakukan secara menyeluruh sebagai bukti keseriusan Polri menjaga ketenteraman masyarakat.

“Selama tiga minggu terakhir, kami berhasil mengungkap 654 kasus curas dan curat dengan 712 tersangka. Ini menunjukkan komitmen kami menindak tegas setiap kejahatan yang mengganggu kehidupan warga,” ujarnya.

Dari keseluruhan perkara yang terungkap, jumlah kasus pencurian dengan kekerasan tercatat 35 perkara dengan 43 tersangka. Sementara itu, kategori pencurian dengan pemberatan mendominasi sebanyak 619 kasus dengan 669 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Setiap kasus diungkap melalui proses penyelidikan yang cermat dan penindakan cepat di lapangan. Petugas mengikuti setiap petunjuk, memeriksa saksi, dan menindaklanjuti informasi hingga pelaku dapat ditemukan dan dipertanggungjawabkan secara hukum.

Polda Sumut tidak hanya berfokus pada penindakan setelah kejahatan terjadi. Langkah pencegahan juga diperkuat dengan meningkatkan frekuensi dan jangkauan patroli di titik-titik yang dinilai rawan kriminalitas.

“Kehadiran kami di lapangan bukan sekadar menindak, tetapi juga mencegah agar kejahatan tidak terjadi. Patroli yang rutin diharapkan membuat warga merasa aman sekaligus menyadarkan siapa saja yang berniat jahat,” ungkap Ferry.

Ke depannya, Polda Sumut berjanji akan terus memperketat pengawasan dan penegakan hukum. Masyarakat pun diharapkan tidak bersikap pasif, melainkan ikut waspada dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya.

Kerja sama antara warga dan kepolisian menjadi kekuatan terbesar dalam menjaga keamanan lingkungan. Tidak ada pengawasan yang lebih efektif selain kepedulian bersama di tempat tinggal masing-masing.

Dengan penegakan hukum yang tegas dan pencegahan yang berkelanjutan, diharapkan angka pencurian terus menurun. Seluruh masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas harian dengan tenang, terlindungi, dan terjamin keamanannya.

Laporan : Linus

 

Total Page Visits: 163 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange