Diduga Sakit, Ramli Panese (50) Tewas di Atas Tempat Tidur

Sitaro – Sulut,  ANTPNEWS110.COM – Ramli Panese (50), warga Lindongan I Kampung Kanawong, Siau Barat, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ditemukan tewas di atas tempat tidurnya, Rabu (02/10/2019) pagi.

Istri korban, Roslin Tampilang (52) menuturkan, malam sebelumnya korban sempat bangun untuk mematikan lampu kamar, kemudian kembali tidur dengan posisi tengkurap.

Rabu pagi saat Roslin bangun, ia melihat sang suami masih dalam posisi yang sama. Tak menaruh curiga sedikitpun, Roslin segera beraktifitas seperti biasanya.

Sekitar pukul 07.00 WITA, Roslin membangunkan suaminya, namun tak ada respons. Roslin mulai khawatir karena tubuh suaminya kaku dan dingin.

Ia langsung memberitahukan hal tersebut kepada tetangganya, Mince Kawinda. Hal yang sama juga dirasakan Mince, yakni tubuh korban kaku dan dingin. Mince menduga korban telah meninggal dunia.

Tak ayal, kejadian tersebut menggegerkan warga sekitar, yang dalam waktu singkat mulai berdatangan untuk memastikan apa yang terjadi.

Warga lainnya, Maldher Toli yang saat itu melintas, penasaran karena banyak warga berkumpul di rumah korban. Setelah tahu bahwa korban meninggal dunia, Maldher segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Siau Barat.

Tak lama kemudian, personel Polsek Siau Barat dipimpin Panit I Sabhara, Iptu Danny Weter, tiba di TKP.

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh dr. Marini Tiwow, selaku dokter Puskesmas Ondong, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia menambahkan, diduga kuat korban meninggal dunia sudah lebih dari enam jam.

Dikatakan Iptu Weter berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi). Diduga, lanjutnya, korban meninggal karena sakitnya kambuh.

“Pihak keluarga menolak otopsi. Penyebab pasti kematian korban masih diselidiki,” pungkas Iptu Weter.

Laporan : Atriani Luas

Total Page Visits: 142 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.