Parade Pekan Budaya Borneo Berlangsung Meriah di Taman Bekapai Balikpapan

BALIKPAPAN — KALTIM — ANTPNEWS110.COM — Taman Bekapai, salah satu ruang terbuka publik ikonik di Kota Balikpapan, berubah menjadi panggung budaya yang indah pada Minggu pagi, 8 November 2026. Kalimantan Culture Carnival yang digelar di sana menjadi penampilan istimewa dalam rangkaian Pekan Budaya Borneo dengan tema “Jejak Maestro Merawat Simpui Para Penjaga Tradisi”. Kegiatan berjalan lancar sejak pukul 08.00 Wita dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai penjuru kota.

Kegiatan dimulai lebih awal pada pukul 06.00 Wita dengan pendaftaran peserta. Pada pukul 07.30 Wita, barisan peserta sudah tertata rapi di lokasi pemberangkatan. Semangat terpancar dari wajah setiap peserta yang mengenakan busana khas daerah masing-masing. Warga yang datang menonton pun tampak antusias menanti momen dimulainya parade yang dinanti-nantikan tersebut.

Pukul 08.00 Wita, acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara. Sepuluh menit kemudian, prosesi pelepasan dilakukan dengan pemotongan pita, menandai dimulainya perarakan budaya yang sarat makna. Momen ini menjadi bukti bahwa budaya masih menjadi bagian penting yang dihargai dan dijaga oleh masyarakat Kota Balikpapan.

Wakil Wali Kota Balikpapan H. Bagus Susetyo hadir sekaligus mewakili pemerintah daerah untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Hadir bersama pula Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol Yusuf. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, TNI, dan Polri dalam mendukung kegiatan sosial-budaya di tengah masyarakat.

Berbagai instansi pemerintah daerah turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Di antaranya Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sinergi antarinstansi ini menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya acara yang rapi dan teratur.

Dukungan juga datang dari lembaga pelestarian kebudayaan. Lestari dari UPTD Taman Budaya mewakili Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur turut hadir memantau jalannya kegiatan. Penanggung jawab dan ketua pelaksana dari Balai Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Timur memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana tanpa kendala yang berarti.

Peserta parade terdiri dari beragam kelompok yang saling melengkapi. Drum Band SMP Kartika membuka jalan dengan irama yang menggembirakan. Diikuti perwakilan seluruh dinas di lingkungan Pemkot Balikpapan, tujuh puluh anggota paguyuban busana adat, serta seratus anggota PSHT Ranting 16 Parluh. Keragaman ini menjadi simbol kebersamaan warga Balikpapan yang hidup berdampingan dalam suasana harmonis.

Tak hanya soal budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Dua puluh pelaku UMKM lokal diberi kesempatan membuka stan kuliner dan barang dagangan. Hal ini membantu memperluas jangkauan pasar produk warga sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang hadir sepanjang acara berlangsung.

Parade berakhir sekitar pukul 10.00 Wita dan seluruh rangkaian selesai pukul 10.30 Wita. Petugas keamanan mencatat situasi aman dan tertib selama kegiatan berlangsung. Kurang lebih seribu orang hadir memadati Taman Bekapai, menunjukkan bahwa kegiatan bernilai budaya masih sangat diminati oleh masyarakat luas.

Kegiatan ini dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri daerah di tengah arus globalisasi. Partisipasi lintas elemen masyarakat mencerminkan kerukunan dan toleransi yang terjaga dengan baik. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus diadakan dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga warisan budaya Kalimantan tetap terjaga, dikenal, dan dicintai oleh generasi muda di masa mendatang.

Laporan : Suci Hamzah 

 

Total Page Visits: 17 - Today Page Visits: 17

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange