Polres Tomohon Tangkap Pelaku Penganiayaan dan Percobaan Persetubuhan

Tomohon – Sulut, ANTPNEWS110.COM  — Humas Polda Sulut – Tim Buser Polres Tomohon dipimpin Bripka Bima Pusung mengamankan pelaku penganiayaan dan percobaan persetubuhan, HMM (21), warga Woloan 3, Tomohon Barat, Sabtu (05/12/2020), sekitar pukul 03.30 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jum’at (04/12), sekitar pukul 22.00 WITA, di ruas Jalan Woloan-Tomohon, tepatnya di Woloan 2, Tomohon Barat.

Bermula ketika pelaku menghubungi korban yaitu perempuan berinisial SMP (20), warga Kakaskasen 2, Tomohon Utara. Dalam percakapan melalui aplikasi Messenger, pelaku mengajak korban untuk berpesta miras (minuman keras).

Karena saling kenal, korban pun menyetujui ajakan tersebut. Selanjutnya pelaku bersama temannya berinisial E menjemput korban menggunakan sepeda motor, kemudian menuju lokasi pesta miras.

Sebelum sampai tujuan, E diturunkan di tengah perjalanan. Sedangkan pelaku dan korban menuju rumah kerabat pelaku untuk berpesta miras.

Sekitar tiga jam kemudian, korban minta diantar pulang namun ditolak pelaku. Korban marah lalu keluar dari lokasi pesta miras. Pelaku segera menyusul dengan sepeda motor dan saat bertemu, korban mengatakan akan dijemput oleh temannya.

Mendengar hal tersebut, pelaku marah dan mengancam akan memukul teman korban jika sampai berani menjemputnya. Ancaman ini membuat korban ketakutan, hingga korban mau dibonceng pelaku.

Keduanya lalu menuju Kelurahan Pinaras. Di tengah perjalanan, pelaku mengutarakan keinginannya untuk bersetubuh dengan korban di gubuk perkebunan maupun di tempat yang sunyi. Namun korban menolak ajakan tersebut dan ingin turun dari sepeda motor.

Lagi-lagi pelaku marah dan langsung memacu sepeda motornya dengan ugal-ugalan, dengan maksud agar korban tidak bisa turun dari sepeda motor sehingga ia bisa melampiaskan hasratnya.

Dalam kecepatan tinggi, korban nyaris terjatuh dari sepeda motor namun berhasil memegang bahu pelaku. Sekuat tenaga korban bertahan agar tidak terhempas ke aspal dan berharap pelaku menghentikan laju sepeda motor.

Bukannya berhenti, pelaku justru terus melaju hingga mengakibatkan korban terseret di jalan hingga beberapa meter. Korban yang kesakitan akhirnya melepaskan pegangan, dan terhempas ke aspal dalam kondisi luka-luka.

Tragis, pelaku langsung meninggalkan korban begitu saja. Beberapa saat kemudian, pelaku mendatangi TKP untuk memastikan kondisi korban, yang ternyata masih berada di tepi jalan sambil menahan rasa sakit. Memang sadis, pelaku hanya melihat dari kejauhan, kemudian langsung ‘tancap gas’.

Sementara itu Katim Buser Bripka Bima Pusung mengatakan, mendapat informasi dari piket SPKT Polres Tomohon, bahwa ada seorang perempuan muda korban penganiayaan yang dirawat di Rumah Sakit Betehesda Tomohon.

“Kami segera ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dan meminta keterangan kejadian,” ujarnya.

Bripka Pusung menerangkan, korban mengalami patah tulang bahu kanan, kemudian luka lecet di kepala, kedua lutut dan tangan kiri, serta bibir. Korban juga mengalami syok dan trauma atas kejadian tersebut.

Selanjutnya berdasarkan keterangan korban, petugas pun mengantongi identitas pelaku dan langsung melakukan pengejaran di rumahnya, namun pelaku tidak berada di tempat.

Tak mau menyerah begitu saja, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih mendalam.

“Pelaku akhirnya berhasil kami tangkap di rumah kerabatnya, di Woloan 3, sekitar pukul 03.30 WITA,” jelas Bripka Pusung.

Ditambahkannya, pelaku sempat bersembunyi di bawah kasur saat mengetahui kedatangan petugas. Pelaku lalu dibekuk tanpa perlawanan.

“Pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku beserta sepeda motor yang digunakan saat beraksi kemudian kami bawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Bripka Pusung.

Laporan : Sofyan T

Total Page Visits: 44 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

Secured By miniOrange