Seminar Kesehatan Polda Kaltim: Cegah Obesitas, Lindungi Jantung Personel
Balikpapan -KALTIM – Antpnews110.com – Guna meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran seluruh anggota, Polda Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan seminar kesehatan. Kegiatan yang ditujukan bagi seluruh personel dan ASN ini mengangkat tema “From Fat to Fit-Lindungi Jantung dari Dampak Obesitas”, dan dilaksanakan di Gedung Mahakam Polda Kaltim pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro. Turut hadir menyaksikan sekaligus mengikuti kegiatan Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, para pejabat utama, jajaran perwira, bintara, tamtama, serta seluruh staf ASN di lingkungan Polda Kaltim.
Untuk memberikan wawasan yang lengkap dan akurat, panitia menghadirkan dua tenaga medis profesional sebagai pembicara. Narasumber pertama, dr. Emy Pramita Utami, menyampaikan materi yang berfokus pada pentingnya gizi sehat dan cara menerapkan pola hidup sehat di tengah kesibukan.
Narasumber kedua, dr. Perhentian Aruslit Ginting, memaparkan materi khusus mengenai fungsi dan kesehatan jantung. Beliau juga menjelaskan secara rinci berbagai risiko yang ditimbulkan oleh penyakit tidak menular yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia.
Dalam sambutan pembuka, Kapolda Kaltim mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian di masa depan akan semakin kompleks dan dinamis. Tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara menuntut kesiapan total dari setiap personel.
Karena itu, setiap anggota wajib memastikan dirinya selalu dalam kondisi bugar dan prima. Kesiapan ini harus meliputi aspek fisik yang kuat serta kondisi mental yang stabil agar dapat bekerja efektif dan efisien dalam setiap penugasan yang diterima.
Pimpinan menegaskan bahwa kesehatan anggota adalah aset terbesar bagi organisasi. Menjaga diri agar tetap sehat bukanlah hak pribadi, melainkan kewajiban yang melekat pada tugas dinas agar kinerja organisasi tetap optimal dan terjaga baik.
“Apabila kondisi fisik tidak prima, maka pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menjadi tujuan utama kita akan sulit untuk dapat diwujudkan dengan baik,” tegas Kapolda Kaltim kepada seluruh peserta yang hadir.
Kapolda juga mengingatkan mengenai risiko kebiasaan buruk yang sering terjadi. Pola makan sembarangan, kurang tidur, serta jarang bergerak atau berolahraga karena padatnya jadwal kerja, menjadi faktor utama yang menurunkan daya tahan tubuh dan memicu penyakit.
Inisiatif kegiatan yang digagas oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kaltim mendapatkan apresiasi penuh dari pimpinan. Kegiatan ini dinilai sangat tepat sebagai langkah promosi kesehatan sekaligus pencegahan dini agar anggota terhindar dari risiko penyakit serius.
Kapolda berharap, melalui pemaparan materi ini, seluruh peserta paham cara mengatur pola makan yang benar, mampu mendeteksi risiko penyakit jantung sejak awal, dan mulai membangun kebiasaan hidup sehat baik saat bekerja maupun di lingkungan keluarga.
Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa penyakit jantung muncul bukan hanya karena faktor usia tua, melainkan hasil dari pola hidup yang kurang baik yang dilakukan bertahun-tahun. Oleh sebab itu, kesadaran harus tumbuh dari diri sendiri, dan ilmu yang didapat hari ini harus dipraktikkan demi pengabdian yang lebih baik. (Humas Polda Kaltim)
Laporan : Tholut
