Api Lumat Mega Mall Manado, Polisi Kerahkan Puluhan Personel dan Armada Darurat

Manado – SULUT – Antpnews110.com – Kobaran api melahap sebagian bangunan Mega Mall Manado pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, sekitar pukul 20.45 WITA. Peristiwa mendadak ini langsung membuat suasana pusat perbelanjaan menjadi mencekam dan menimbulkan kepanikan besar di kalangan pengunjung serta karyawan yang ada di lokasi.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono segera memimpin langsung penanganan di tempat kejadian perkara. Beliau didampingi para pejabat utama serta jajaran personel kepolisian guna memastikan situasi dapat dikendalikan dengan baik dan aman.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, memberikan keterangan pers terkait penanganan kejadian ini. Ia ditemani Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, untuk menjabarkan langkah-langkah cepat yang diambil bersama unsur instansi terkait.

“Benar terjadi kebakaran di Mega Mall Manado pada malam kemarin. Segera setelah menerima laporan, kami mengerahkan personel Polresta Manado dan Polsek Wenang untuk langsung bergerak ke lokasi,” ujar Kombes Pol Irham di lokasi kejadian.

Personel tersebut bertugas mengamankan tempat kejadian perkara serta mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan. Selain itu, bantuan juga datang dari Ditsamapta, Ditreskrimum, Sat Brimob, hingga Bidang Dokkes Polda Sulut untuk mempercepat evakuasi dan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan saksi yang melihat langsung, kebakaran bermula dari munculnya asap hitam secara tiba-tiba di area rumah makan dan ruang perkantoran di lantai empat. Kejadian ini terjadi begitu cepat hingga banyak orang sempat terkejut dan bingung menyelamatkan diri.

Petugas keamanan dan kebersihan yang sedang bertugas langsung bersuara keras memperingatkan bahaya. Mereka berusaha menenangkan sekaligus mengarahkan ratusan pengunjung agar segera keluar menuju tempat aman melalui tangga darurat yang tersedia di berbagai titik gedung.

Kondisi di dalam gedung sempat sangat sulit dikendalikan karena asap tebal menyelimuti seluruh ruangan. Hal ini mengurangi jarak pandang secara drastis dan memutus akses jalan utama, sehingga proses evakuasi sempat terhambat dan berlangsung cukup lama.

Sebanyak 11 unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Manado diterjunkan untuk memadamkan api yang membesar. Satu unit kendaraan AWC dari Polda Sulut juga ikut membantu hingga nyala api berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang tengah malam.

Persiapan medis pun dilakukan secara ekstra hati-hati guna mengantisipasi risiko korban luka maupun sesak napas. Sebanyak 8 unit mobil ambulance telah bersiaga di lokasi untuk menjemput dan merawat siapa saja yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Tiga dari delapan unit ambulance tersebut berasal dari Bidang Dokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Kehadiran tim medis ini menjadi jaminan agar penanganan korban dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Hasil penyisiran gedung yang dilakukan tim gabungan menemukan satu korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Sementara itu, empat orang lainnya yang sempat terjebak berhasil diselamatkan dan dibawa ke tempat aman tanpa mengalami luka yang parah.

Korban meninggal diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial PT yang bekerja di dalam gedung. Ia ditemukan tak bernyawa di area ruang kantor setelah gagal menyelamatkan diri, sedangkan empat orang lainnya berhasil keluar dari kepungan asap dan api.

Kapolresta menegaskan pihak kepolisian akan mengusut tuntas penyebab kebakaran ini hingga ke akar masalahnya. Lokasi telah dipasangi garis polisi, dan aliran listrik di sekitar area yang terbakar diputus sepenuhnya untuk mencegah timbulnya percikan api kembali.

“Kami telah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik dan Inafis Polda Sulut untuk segera melakukan olah TKP secara menyeluruh. Hal ini baru bisa dilakukan setelah kondisi bangunan dinyatakan aman dan suhunya sudah dingin,” tegas Kapolresta Manado.

Personel kepolisian juga disebar di titik-titik strategis sekitar kawasan Megamas untuk menjaga keamanan. Hal ini bertujuan mencegah kemacetan parah serta menghindari potensi penjarahan terhadap barang-barang milik pedagang yang masih tersisa di dalam gedung.

Pihak kepolisian memohon dukungan masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan diri sendiri maupun petugas. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan kabar simpang siur atau asumsi yang belum jelas agar tidak memicu kepanikan yang tidak perlu.

Hingga saat ini, besaran kerugian materiil akibat kebakaran tersebut belum bisa diumumkan secara pasti. Pihak manajemen Mega Mall bersama tim penyidik masih melakukan pendataan rinci untuk mengetahui total kerugian yang dialami akibat peristiwa nahas ini.

Laporan : Richard I. Wagiu

 

Total Page Visits: 142 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange