Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Ikan di Pasangkayu, Polisi Imbau Warga Waspada

Pasangkayu – SULBAR – Antpnews110.com – Kehidupan warga di sekitar Pantai Anjungan Masjid Terapung Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, diguncang oleh peristiwa duka pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Seorang warga berusia 30 tahun bernama Taufik Hidayat meninggal dunia diduga setelah diterkam buaya saat sedang mencari ikan di perairan sekitar pantai tersebut.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 23.00 WITA, tepat saat air laut sedang dalam masa surut. Korban diketahui sedang menyelam guna mencari ikan dengan menggunakan alat panah ikan, aktivitas yang diduga kerap dilakukan di perairan tersebut.

Saksi mata yang berada di sekitar Masjid Terapung melaporkan melihat korban tiba-tiba ditarik ke dalam air oleh makhluk yang diduga seekor buaya. Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kepanikan di antara warga yang hadir.

Seorang remaja yang menyaksikan langsung kejadian itu segera berteriak meminta bantuan. Seruan pertolongan tersebut didengar oleh warga sekitar maupun pengendara yang sedang melintas, sehingga warga pun bergegas mendatangi lokasi.

Tak berselang lama, personel Polsek Pasangkayu beserta Satuan Polisi Perairan dan Udara Polres Pasangkayu tiba di lokasi. Mereka segera melakukan pengecekan di tempat kejadian sekaligus mulai menghimpun keterangan dari para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Upaya pencarian korban dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Pasangkayu, anggota TNI, kepolisian, serta warga yang bersukarela. Pencarian difokuskan pada perairan di sekitar tempat korban terakhir terlihat.

Usaha pencarian yang tak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil pada dini hari berikutnya. Korban berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Minggu, 30 Agustus 2026, sekitar pukul 01.25 WITA, di perairan depan Kantor Camat Pasangkayu.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tubuh korban masih dalam keadaan utuh. Jenazah kemudian segera dibawa keluar dari perairan untuk selanjutnya dievakuasi menuju rumah duka demi proses pemulangan dan penanganan selanjutnya.

Kepolisian terus melaksanakan pengecekan di lokasi kejadian serta mengumpulkan segala informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Koordinasi antarpihak pun terus dijaga guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan tertib.

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polairud Polres Pasangkayu, Inspektur Polisi Satu M. Fajaruddin Nur, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara terpadu sejak awal peristiwa terjadi. Kerja sama antarinstansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam pelaksanaan pencarian korban.

Menutup keterangannya, pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan senantiasa waspada. Terutama pada malam hari dan di kawasan yang diduga menjadi tempat tinggal satwa liar berbahaya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Laporan : Arina Aliyu

 

Total Page Visits: 165 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange