Abdul Mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Serahkan Ribuan Sarana Belajar untuk Sekolah Penyangga IKN

Balikpapan – KALTIM – Antpnews110.com – Di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Jumat pagi 5 Juni 2026, berlangsung kegiatan penting bertajuk peresmian dan penyerahan revitalisasi satuan pendidikan. Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dengan cakupan wilayah meliputi Kota Balikpapan, Kota Samarinda, serta Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hadir mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifuddin, serta Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah, perwakilan instansi terkait, kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa yang mewakili ratusan satuan pendidikan penerima manfaat perbaikan gedung maupun bantuan peralatan belajar.

Kegiatan berjalan lancar sesuai susunan acara, dimulai dengan pembukaan, penghormatan lagu kebangsaan, dan doa bersama. Suasana menjadi lebih akrab saat seluruh tamu undangan mengikuti senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dari para pemimpin daerah, upacara penyerahan simbolis, dan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebelum pukul 09.30 WITA.

Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, ke daerahnya. Ia menyatakan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan, dan kehadiran pemimpin pusat ini membuktikan perhatian besar terhadap kemajuan sekolah-sekolah di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah yang menjadi gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara.

Dalam laporannya, disebutkan bahwa Kota Balikpapan telah menetapkan kebijakan Wajib Belajar 13 tahun yang mencakup pendidikan prasekolah. Langkah ini bertujuan agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan tidak ada yang tertinggal. Bantuan dana dan dukungan fasilitas dari pemerintah pusat sangat memperkuat pelaksanaan kebijakan tersebut hingga ke lapangan.

Berbagai bentuk dukungan nyata juga telah diterima, antara lain bantuan revitalisasi gedung dan peralatan digital yang mencapai lebih dari 1.200 unit pada tahun sebelumnya. Selain itu, pemerintah kota juga memberikan kemudahan bagi siswa melalui penyediaan seragam gratis, pembangunan gedung sekolah baru, serta perbaikan fasilitas yang dilakukan secara bertahap sejak tahun 2022.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud, menekankan bahwa letak strategis wilayah ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara, pembangunan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan menjadi kunci agar masyarakat setempat tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama dalam pembangunan besar bangsa ini.

Ia mengajak seluruh kepala sekolah dan guru untuk menjaga serta memanfaatkan fasilitas baru dengan sebaik-baiknya. Gedung yang telah diperbaiki harus diisi dengan kegiatan belajar yang kreatif, menyenangkan, dan berfokus pada pembentukan karakter yang kuat. Pemerintah provinsi berkomitmen terus mendukung setiap kebijakan pusat demi mewujudkan pendidikan terbaik bagi anak-anak Kalimantan Timur.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifuddin, mengapresiasi langkah cepat dan tepat sasaran yang dilakukan kementerian terkait. Program ini membuktikan bahwa negara hadir untuk memastikan hak pendidikan terpenuhi, baik di kota besar maupun di wilayah penyangga. Sinergi yang terjalin antara legislatif, eksekutif, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan peningkatan kualitas layanan pendidikan ini.

Ia menambahkan bahwa infrastruktur yang baik adalah modal dasar, namun peran pendidik sangat menentukan keberhasilan process belajar mengajar. Harapannya, sekolah-sekolah yang kini sudah lengkap fasilitasnya mampu melahirkan generasi pelajar yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global di masa mendatang.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa program revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan nasional. Perbaikan fisik dan penyediaan alat penunjang pembelajaran dilakukan agar tercipta lingkungan yang mendukung kemajuan siswa, sekaligus memudahkan tenaga pendidik dalam menerapkan metode mengajar yang lebih inovatif.

Di akhir sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, secara resmi menyerahkan aset pendidikan tersebut kepada pengelola daerah dan sekolah. Ia berpesan agar fasilitas ini dijaga sebagai amanah, digunakan seoptimal mungkin, dan menjadi landasan kuat bagi lahirnya generasi unggul yang akan membangun masa depan Kalimantan Timur dan Indonesia secara keseluruhan.

Laporan : Tholud 

 

Total Page Visits: 278 - Today Page Visits: 2

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange