Apresiasi Kapolda Gorontalo: 26 Personel Berprestasi Berhasil Tangani 30 Kasus PETI di Pohuwato
GORONTALO — ANTPNEWS110.COM — Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang secara resmi memberikan penghargaan kepada 26 personel Polda Gorontalo yang dinilai berprestasi dalam penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di Kabupaten Pohuwato. Acara penyerahan berlangsung usai pelaksanaan apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo pada Rabu (21/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Gorontalo, Inspektur Pengawasan Daerah, para Pejabat Utama, serta seluruh personel Polda Gorontalo. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud pengakuan institusi atas dedikasi dan kinerja personel dalam menertibkan aktivitas pertambangan ilegal yang berpusat di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.
Tiga perwakilan yang menerima penghargaan langsung dari tangan Kapolda Gorontalo adalah Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, Kanit Satreskrim Polres Pohuwato Ipda Muh. Ramdani, dan Banit Popayato Bripka Rusman.
Dalam sambutannya, Kapolda Gorontalo menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bukti nyata apresiasi pimpinan terhadap kinerja dan komitmen personel di lapangan. Beliau mencatat bahwa jajaran Polres Pohuwato telah berhasil menangani sebanyak 30 kasus pertambangan tanpa izin sepanjang periode tersebut.
Capaian tersebut, kata beliau, harus menjadi pendorong bagi satuan lainnya untuk bekerja lebih baik lagi dalam menegakkan hukum, sekaligus turut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan dari kerusakan akibat praktik pertambangan yang tidak memiliki izin resmi.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga disiplin, profesionalisme, dan integritas di tengah seluruh jajaran. Setiap anggota diharapkan bekerja sesuai ketentuan yang berlaku, serta selalu mengutamakan fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat luas.
“Jadikan prestasi sebagai budaya kerja. Tugas Polri bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan. Langkah-langkah preventif harus terus dilaksanakan agar potensi pelanggaran dapat diminimalkan,” ujar beliau.
Beliau juga mengingatkan agar tidak ada anggota yang bersikap arogan saat bertugas di lapangan. Setiap personel diminta menghindari pelanggaran dan senantiasa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat, atau dalam istilah lokal disebut dengan moodelo ayuwa.
Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh personel untuk senantiasa meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menjalankan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesan beliau kepada seluruh personel yang hadir.
Polda Gorontalo melalui kegiatan ini menegaskan komitmen untuk terus membangun budaya kerja yang berprestasi, memperkuat penegakan hukum, serta meningkatkan langkah pencegahan terhadap aktivitas pertambangan ilegal demi menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Gorontalo.
Laporan : Nelly Mahmud
