Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp.5,24 Miliar, Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Dua Pelaku
JAKARTA PUSAT – ANTPNEWS110.COM – Pihak kepolisian kembali menunjukkan ketegasan dalam memberantas peredaran narkotika. Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu dengan jumlah yang tergolong besar. Dua orang tersangka berhasil diamankan sekaligus barang bukti senilai miliaran rupiah disita.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/09/2026). Operasi pengungkapan dilakukan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, oleh Unit III Sub 3B Satresnarkoba.
Dua pria yang ditangkap masing-masing berinisial KD (22) dan AJH (34). Keduanya diamankan sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan serta penggeledahan yang teliti.
Penggeledahan terhadap KD menghasilkan dua plastik klip berisi kristal putih diduga sabu. Berat kotor barang bukti yang ditemukan pada diri tersangka ini mencapai 2.093,2 gram.
Barang tersebut diketahui tersimpan di dalam sebuah tas jinjing berwarna biru yang dibawa oleh KD. Tidak lama kemudian, tepatnya sekitar pukul 17.30 WIB, petugas turut menggeledah kediaman AJH.
Dari rumah tersebut, petugas menemukan tiga kemasan berwarna biru yang juga berisi kristal putih diduga sabu. Berat bruto barang bukti tambahan ini tercatat sebesar 3.151,3 gram.
Secara keseluruhan, total narkotika jenis sabu yang berhasil disita mencapai berat bersih 5.244,5 gram atau setara 5,2 kilogram. Nilai jual barang tersebut di pasaran gelap diperkirakan mencapai sekitar Rp.5,24 miliar.
Kedua tersangka diduga bertindak sebagai perantara yang menghubungkan penjual dan pembeli narkotika. Polisi masih melacak jejak jaringan yang lebih luas serta pihak-pihak yang diduga menyokong peredaran tersebut.
Tersangka dikenakan sanksi hukum sesuai Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) serta Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang dijatuhkan nanti akan disesuaikan dengan berat perbuatan yang dilakukan.
Masyarakat diajak untuk tidak tinggal diam apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika. Laporan yang cepat dan akurat dari warga sangat membantu kepolisian dalam menindak tegas pelaku.
Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama agar lingkungan tetap aman, bersih, dan terbebas dari ancaman bahaya narkotika. Kepolisian berkomitmen terus memperkuat pengawasan di setiap wilayah hukum.
Laporan : Linus
