Gotong Royong Polda Riau Bangun Jembatan di Desa Silam-Empat Balai Kabupaten Kampar

Kampar – RIAU – Antpnews110.com – Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi menjadi kabar gembira bagi anak-anak sekolah dan masyarakat Desa Silam serta Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Impian lama akan akses penyeberangan yang aman akhirnya terwujud berkat inisiatif Polda Riau bersama dukungan masyarakat dan para donatur.

Jembatan kokoh ini dibangun untuk menggantikan jembatan kayu lama yang sempat menjadi sorotan publik karena kondisinya sangat memprihatinkan. Bertahun-tahun lamanya, warga dan pelajar harus mempertaruhkan keselamatan melintasi jembatan yang sudah lapuk, miring, dan mudah bergoyang diterpa arus sungai deras.

Nursimah, warga setempat yang setiap hari melewati jalur tersebut mengaku kerap diliputi rasa cemas melihat kondisi jembatan lama. “Hampir saja ada anak yang jatuh ke sungai saat melintas, itu sering kami saksikan,” ungkapnya mengenang masa sulit yang harus dilalui warga desa.

Kondisi berbahaya itu menuntut para pelajar tetap berjuang menyeberang setiap hari demi pendidikan yang layak. Sebagian anak bahkan terpaksa mencari jalur lain dengan perjalanan sangat jauh atau menggunakan perahu yang memiliki risiko tinggi bagi keselamatan jiwa mereka.

Menyikapi situasi mengkhawatirkan itu, Polda Riau segera mengambil langkah konkret membangun Jembatan Merah Putih Presisi. Ini bukti nyata kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat serta akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pelosok Kabupaten Kampar.

Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto menyampaikan pembangunan ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan. Personel Polda Riau, Polres Kampar, masyarakat desa, dan para donatur bahu-membahu bekerja secara swadaya hingga mencapai bentuk yang terlihat saat ini.

“Pembangunan jembatan ini sepenuhnya kerja keras gotong royong seluruh elemen yang terlibat. Ini adalah bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia yang dijalankan langsung oleh jajaran Polri,” ujar Kombes Ino di lokasi pembangunan, Jum’at (15/05/2026), didampingi Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol Ketut Adiwibawa.

Ia menjelaskan, sasaran utama pembangunan jembatan ini adalah mempermudah akses pergerakan masyarakat kedua desa tersebut. Lebih dari itu, prioritas utama diberikan demi menjaga keselamatan anak-anak sekolah yang selama ini menanggung risiko tinggi saat melintasi sungai demi menuntut ilmu.

“Melalui jembatan baru ini, kami berharap aktivitas warga semakin lancar, roda perekonomian desa meningkat, dan yang terpenting anak-anak sekolah bisa melintas dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya penuh harap agar manfaatnya dirasakan seluruh warga Kabupaten Kampar.

Pembangunan infrastruktur strategis ini telah berlangsung sekitar dua bulan dan progresnya sangat memuaskan. Hingga saat ini, tingkat penyelesaian mencapai 80 hingga 90 persen, menandakan proyek segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat luas.

Pekerjaan saat ini sudah memasuki tahap akhir penyelesaian atau penyempurnaan sebelum jembatan dibuka penuh untuk digunakan. Perubahan suasana positif pun tampak jelas, di mana area sekitar jembatan tidak lagi terlihat menyeramkan seperti sebelumnya.

Anak-anak sekolah terlihat sangat ceria dan bersemangat melintasi jembatan dengan seragam mereka tanpa rasa takut sedikit pun. Jembatan yang dulunya simbol kekhawatiran kini berubah menjadi harapan baru yang disambut ucapan terima kasih tulus dari seluruh warga desa kepada pihak kepolisian.

Laporan : Sutikno 

 

Total Page Visits: 916 - Today Page Visits: 1

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!
Secured By miniOrange