Samarinda, ANTPNEWS110.COM —  Polda Kalimantan Timur mengadakan simulasi pengamanan jelang pemilihan umum (pemilu) 2019, di Satdion Sempaja Samarinda, Selasa (18/9) pagi.

“Jadi acara pelatihan ini merupakan rangkaian kesiapan kita menghadapi pemilu nanti,” ujar Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto saat di temui awak media.

Terdapat ratusan orang yang bertindak sebagai massa, sebagian merupakan anggota kepolisian juga. Bertempat di parkiran stadion sempaja, skenario pengamanan adalah ketika terjadi keributan saat massa pendukung salah satu calon tidak terima dengan keputusan sidang sengketa hasil pemilu calonnya yang ditolak Mahkamah Konstitusi.

“Simulasinya ada sidang, massa ini tidak terima menunggu hasil sidang, setelah diputus hasil sidang ternyata tidak terima akhirnya dia mendesak, eskalasi meningkat, kita kasih semua pasukan di sana,” terang Priyo pada kesempatan yang sama.

Terdapat tiga tingkatan kondisi skenario yang menentukan pengamanan, yaitu aman, agak rawan, dan rawan. Di tahap awal, akan diusahakan negosiasi oleh para polwan.

Jika situasi mulai memanas, satuan Samapta Bhayangkara (Shabara) akan diturunkan. Gas air mata dan kendaraan water cannon juga mulai digunakan untuk menenangkan dan menghalau massa.

Ketika situasi sudah memasuki tahap rawan, giliran anggota Brimob yang dikerahkan. Tembakan-tembakan peringatan dan bahkan jika diperlukan, tembakan akan diarahkan kepada massa yang anarkis.”

Kapolda menyebutkan, latihan serupa akan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan personelnya menghadapi pemilu mendatang.

Laporan : Djolis W. Tongka

 

 

Follow by Email
Facebook
Google+
//antpnews110.com/polda-kalimantan-timur-adakan-simulasi-pengamanan-pemilu-2019/
Twitter
Instagram

5total visits,1visits today

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.